Laksma TNI Antongan Simatupang

Laksma TNI Antongan Simatupang

Danlantamal IX/Amb Koarmatim

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menjelang pensiun melakukan mutasi besar-besaran kepada 85 Perwira Tinggi (Pati) TNI di lingkungan tiga matra, yakni TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara



Dalam Skep itu telah ditetapkan Mutasi Jabatan 85 Perwira Tinggi (Pati) TNI, terdiri dari 46 Pati jajaran TNI Angkatan Darat, 28 Pati jajaran TNI Angkatan Laut dan 11 Pati jajaran TNI Angkatan Udara.

Salah satu diantara Pati TNI tersebut adalah Laksma TNI Antongan Simatupang dari Waaspam Kasal menjadi Danlantamal IX/Amb Koarmatim.

Selamat dan sukses selalu.



Read More
Renatus Siburian

Renatus Siburian

Perintis Gereja Pentakosta Indonesia di Tapanuli

Renatus Siburian (lahir di Paranginan Tapanuli Utara, Sumatera Utara , 19 Oktober 1914 – meninggal di Indonesia, 20 Juni 1987 pada umur 72 tahun) adalah seorang pendeta, penginjil, dan perintis Gereja Pentakosta Indonesia di Tapanuli, Sumatera Utara di Indonesia.

Dalam kesibukannya sebagai penginjil dan perintis gereja dia mengalami banyak cobaan dalam hidupnya tetapi semua itu dapat dilaluinya oleh karena Tuhannya yang telah memanggil dia dalam perjuangan salib selalu memberikan kekuatan dan jalan keluar. Dalam tugasnya sebagai penginjil pernah dia tidak melihat anaknya meninggal, sebanyak lima kali, sebab kesibukannya untuk mengemban tugas yang dipikulkan Tuhan Yesus kepadanya adalah segala-galanya, bagaimanapun pada waktu dia sedang menginjil di tempat-tempat terpencil. Ditangkap oleh Pemerintahan Jepang oleh karena Injil, kemudian dikucilkan dari kehidupan masyarakat karena dianggap membawa ajaran yang unconventional ("tidak lazim"), tidak cocok dengan doktrin yang sudah ada pada waktu itu.

Pendeta Renatus Siburian adalah perintis pertama ajaran Pentakosta di daerah Tapanuli Utara. Hinaan dan segala macam hambatan tidak pernah menghalangi Pendeta ini untuk menyebarkan Injil, bahkan pernah pula orang menuduh dan menganggap bahwa Pendeta Siburian sebenarnya menyebarkan agama yang baru yaitu agama Siburian, sebab kemanapun dia menginjil ratusan orang akan dibaptis, di setiap kampung kemana dia menginjil pasti hampir seluruh penduduk akan datang mengunjungi Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) yang dipimpinnya, yang unik bahwa setelah KKR yang selalu diadakan di luar rumah misalnya di halaman, di lapangan terbuka dan di pasar-pasar umum, maka sering pula diadakan tanya jawab tentang ajaran Pentakosta dan tentang isi Alkitab. Baptisan massal selalu diadakan di tempat terbuka, di sungai, di kolam, di danau atau di tempat-tempat sejenis itu, sehingga tetap dapat disaksikan oleh banyak orang.

Bukan lagi berita bahwa banyak dari mereka yang dibaptis tadi adalah orang yang kebetulan lewat pada waktu upacara babtisan diadakan dan hanya sekadar ingin tahu apa yang terjadi, tetapi oleh karena Roh Kudus bekerja, orang-orang yang hanya melihat-lihat tadi malah menyerahkan dirinya untuk dibaptis. Dalam pekerjaannya sebagai pembaptis air, sudah puluhan ribu orang yang dibaptiskannya. Banyaknya orang yang dibaptiskan dalam upacara babtisan tadi sangat bervariasi, antara 100 sampai 1200 orang dalam setiap upacara baptisan. Itulah sebabnya Pendeta Siburian selalu dibantu 4 sampai 12 orang Pendeta pada waktu acara pembaptisan diadakan.



Orangnya sangat sederhana dan rendah hati, tetapi sangat tegas dan keras dalam hal disiplin. Dia tidak pernah mau menonjolkan dirinya secara menyolok. Banyak Pendeta semasa hidupnya berkata supaya dia membuat satu buku biografi, karena itu sangat berguna bagi penerusnya. Tetapi dia hanya menjawab; "Segala apa yang saya kerjakan sudah tercatat seluruhnya di sorga". Satu kali dia tertawa dan tersenyum simpul ketika seorang Pendeta mengklaim bahwa dialah perintis satu-satunya dari aliran Pentakosta di Tapanuli/Sumatera Utara. Padahal Pendeta itu sendiri adalah anak rohani Pendeta Siburian bahkan Pendeta Siburian sendirilah yang membaptisnya. Tidak heran kalau Pendeta Renatus Siburian tidak seberapa dikenal di luar lingkungan penginjilannya, sebab dia tidak pernah berencana supaya menjadi orang yang terkenal.


sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Renatus_Siburian
Read More
Richie Siburian

Richie Siburian


Richie Siburian

Saat ini : UCLA Health | Bioinformatics Program
Sebelumnya : Harvard Medical School | Center for Biomedical Informatics,
New England Research Institutes, Inc. (NERI), ARIAD Pharmaceuticals, Inc.

Pendidikan : 

University of California, Berkeley
Bachelor of Arts (B.A.) 2003 – 2007


Harvard University
Master of Arts (M.A.) 2008 – 2011

Pengalaman 


Technical Manager
UCLA Health | Bioinformatics Program
October 2015 – Present (2 years 2 months)


Software Implementation Manager
Harvard Medical School | Center for Biomedical Informatics
October 2013 – October 2015 (2 years 1 month)


Clinical Research Associate
New England Research Institutes, Inc. (NERI)
June 2013 – October 2013 (5 months)


Project Manager
ARIAD Pharmaceuticals, Inc.
2012 – 2013 (1 year)


Clinical Research Coordinator
Massachusetts General Hospital
2011 – 2012 (1 year)


Senior Research Technician/Bioinformatics Specialist
Massachusetts General Hospital
2008 – 2012 (4 years)

Sumber : https://www.linkedin.com/in/richiesiburian




Read More
Banua Sianturi

Banua Sianturi


Profesional di Bidang Asuransi

Saat Ini FPG Insurance
Pendidikan 

European University

MBA, Management 1991 – 1993

Universitas Kristen Indonesia (UKI)
Bachelor of Laws (LL.B.), Law 2011 – 2015


New York Institute of Technology-Old Westbury
Applied Economics 1984 – 1990

Pengalaman

Chief Distribution Officer
FPG Insurance
Januari 2017 – Saat ini (11 bulan)Jabodetabek , Indonesia


EVP- Chief Distribution Officer
AXA General Insurance Indonesia
Desember 2014 – Desember 2016 (2 tahun 1 bulan)Jabodetabek , Indonesia


Associate Director Sales & Marketing
PT MNC Asuransi Indonesia
Mei 2012 – November 2014 (2 tahun 7 bulan)



SVP Chief Agency Officer
PT Asuransi Allianz Utama Indonesia
Februari 2000 – Maret 2012 (12 tahun 2 bulan)


SVP - Head of Jakarta Branch
PT Asuransi Allianz Utama Indonesia
Februari 2000 – Januari 2012 (12 tahun)


SVP - Chief Agency Officer
Allianz Life Indonesia
2007 – 2008 (1 tahun)


Vice Director - Head Of Retail
PT Asuransi Allianz Utama Indonesia
Februari 2000 – Mei 2007 (7 tahun 4 bulan)


Sales Manager
ING Life & Non Life Indonesia
1997 – 2000 (3 tahun)Jabodetabek , Indonesia


Assistant Director of Agency
PT Asuransi AIA Indonesia
1993 – 1997 (4 tahun)

Organisasi


General Insurance Association of Indonesia
Head Of Agency Department Mulai 2009

Sumber : https://id.linkedin.com/in/banua-sianturi-082818a
Read More
HMP Simatupang Kembali Terpilih Pimpin JGC (Jakarta Golf Jakarta)

HMP Simatupang Kembali Terpilih Pimpin JGC (Jakarta Golf Jakarta)

Untuk kedua kalinya, Pak Sim – sapaan akrab HMP Simatupang –kembali menduduki jabatan sebagai Ketua Umum Jakarta Golf Club (JGC).
Pak Sim terpilih lagi dalam Rapat Umum Anggota yang salah satu agendanya adalah pemilihan Ketua Umum JGC periode 2017-2022 yang berlangsung di Padang Golf Rawamangun, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.
Pemilihan Ketua Umum JGC tersebut diikuti oleh anggota Jakarta Golf Club sebanyak 238 orang. Sebanyak 40 orang di antaranya walk out dan dua orang lainnya abstain saat pemungutan suara berlangsung.
Selain Pak Sim, calon lainnya adalah M Harjono Kartohadiprodjo yang, sebagaimana diketahui, adalah Wakil Ketua Umum JGC periode 2012-2017. Kedua kontestan ini memperebutkan suara yang tersisa dan sah sebanyak 196 suara.
Suasana persaudaraan terasa begitu menonjol saat pemilihan Ketua Umum JGC berlangsung. Bahwa selama acara pemilihan Ketua Umum JGG berlangsung ada yang interupsi, hal tersebut adalah
Sebelum acara pemungutan suara dimulai, Sahetappy Franky, selaku pimpinan sidang mempersilakan kepada kedua kandidat calon Ketum JGC untuk menyampaikan visi dan misi.
Harjono yang tampil lebih dulu, dalam memaparkan visi dan misinya, antara lain menyatakan pihaknya akan melanjutkan apa yang telah dikerjakan oleh Pak Sim sebagai ketua petahana sejak lima tahun lalu.
“Kalau saya terpilih, selain akan melanjutkan hasil kerja yang telah dilakukan oleh Pak Sim, saya juga akan mengkondisikan JGC sebagai rumah kedua yang nyaman bagi para member,” katanya.
Sementara Pak Sim saat diberi kesempatan untuk menyampaikan visi dan misinya menyatakan bahwa anggota JGC yang hadir “Sudah paham dengan visi dan misi saya. Jadi, rasanya tidak perlu dijelaskan lagi. Semua member JGC sudah merasakan perubahannya,” tukas Pak Sim sambil tersenyum dan disambut dengan tepuk tangan dari segenap anggota JGC yang hadir pada saat itu.
Ketika tiba saatnya penghitungan suara dimulai, di mana asas musyawarah dan mufakat lebih dikedepankan daripada azas yang lain, suasana sempat hening beberapa lama – terutama ketika satu persatu anggota JGC dipanggil oleh Azhari sebagai Sekretaris Pimpinan Sidang; Kemudian mereka menuliskan nama calon pilihannya di secarik kertas yang telah disiapkan oleh petugas.
Suasana kembali “hingar bingar” saat petugas mulai mengambil satu persatu secarik kertas yang telah berisi tulisan dua nama orang yang maju sebagai calon Ketua Umum JGC periode 2017-2022: Harjono dan HMP Simatupang.
Ternyata Pak Sim unggul dengan 128 suara sedangkan pak Harjono hanya memperoleh 68 suara.
sumber : https://independensi.com/2017/09/24/hmp-simatupang-kembali-terpilih-pimpin-jgc/
Read More
Ir. Tota Simatupang M.Eng.,Ph.D.

Ir. Tota Simatupang M.Eng.,Ph.D.

Keahlian : Sistem Industri dan Tekno-ekonomi 

Nama : Ir. Tota Simatupang M.Eng.,Ph.D.
Kelompok Keahlian : Sistem Industri dan Tekno-ekonomi
Sekolah / Fakultas : Fakultas Teknologi Industri
Jabatan Fungsional : Lektor

Pendidikan :

S1 ITB Bandung Indonesia 1984
S2 Royal Melbourne Institute of Technology Melbourne Autralia 1997
S3 Royal Meulbourne Institute of Technology Melbourne Autralia 2007

Project
  • Pengembangan Framework Pengelolaan Offshore IT Outsourcing ( The Development of Framework for Offshore IT Outsourcing Governance) (2015) 
  • Analisis Potensi Pemanfaatan Survei Daring (Online Survey) di Indonesia (Batch 2) (2013) 
  • Perancangan Metodologi Implementasi Sistem Open-ERP pada UKM (2016) 
  • Penyelenggaraan Program Hibah Kerja Sama Internasional Double Degree (Gelar Ganda) Institut Teknologi Bandung (2011) 
  • Perancangan Risk Analysis Framework untuk Implementasi Open-ERP di UKM dengan memanfaatkan Generalized Reference Architecture and Methodology (GERAM) (2015) 
  • Perancangan Metodologi Implementasi Sistem Open-ERP pada UKM (2017)
Publikasi 
                                 
  • An analysis of collaboration between CocaCola and Carrefour using drama theory, International Journal of Value Chain Management(2011). 
  • Pengembangan Desain Campuran yang Rasional pada Beton Geopolimer Melalui Riset Multiskala Pada Berbagai Material Dasar , Prosiding Konferensi Nasional Pascasarjana Teknik Sipil, Bandung, (2010). 
  • Pengembangan Desain Campuran yang Rasional pada Beton Geopolimer Melalui Riset Multiskala Pada Berbagai Material Dasar , Prosiding Konferensi Nasional Pascasarjana Teknik Sipil, Bandung, (2010). 
  • Pengembangan Desain Campuran yang Rasional pada Beton Geopolimer Melalui Riset Multiskala Pada Berbagai Material Dasar , Prosiding Konferensi Nasional Pascasarjana Teknik Sipil, Bandung, (2010). 
  • Design for supply chain collaboration, Business Process Management Journal, Vol. 14 No. 3, pp. 401 418.(2008). 
  • Aplikasi Baja Tulangan Paduan Rendah Pada Struktur Bangunan Tahan Gempa, Prosiding Seminar Sehari Steel Based: Building & Infrastructure, Krakatau Steel Group, Jakarta 21 Juni(2006). 
  • Pengaruh Jenis Baja Tulangan terhadap Perilaku Plastifikasi Elemen Struktur SRPMK, Proseeding Seminar dan Pameran Teknik HAKI 2006, Jakarta 24 Agustus(2006).
sumber :https://www.itb.ac.id/staff/view/tota-simatupang-wqsf
Read More
Serda Robert Siburian Berhasil Menjadi yang Terbaik Lomba Lari 10 K se-Aceh

Serda Robert Siburian Berhasil Menjadi yang Terbaik Lomba Lari 10 K se-Aceh


Prajurit Raider Khusus 111/Karma Bhakti mengikuti dan melaksanakan lomba lari 10 kilometer Se-Aceh dalam rangka memeriahkan HUT Kota Langsa Ke-16 yang dibuka dan dilepas langsung oleh Danrem 011/Lilwangsa Kolonel Inf Agus Firman Yusmono bertempat di Lapangan Pemko Langsa, 

Danyonif Raider Khusus 111/Karma Bhakti Letkol Inf Muhammad Iqbal Lubis mengutarakan dalam rangka memeriahkan HUT Kota Langsa Ke 16, prajurit Raider Khusus 111/Karma Bhakti berpartisipasi mengikuti lomba lari 10 K Se-Aceh.

Secara keseluruhan prajurit yang mengikuti kegiatan lari 10 K sudah menyiapkan dan telah siap baik fisik maupun stamina guna mengikuti lomba tersebut.

"Ini adalah ajang bergengsi, satuan kami menargetkan masuk 10 besar dengan capaian waktu tercepat. Terbukti dengan berhasilnya Sersan Dua Robert Siburian prajurit Kompi Bantuan Raider Khusus 111/Karma Bhakti keluar sebagai juara ke empat mengalahkan ribuan peserta lainnya dari seluruh Provinsi Aceh, dengan mencatat waktu 42 menit masuk finish. Prestasi ini merupakan kebanggaan tertsendiri baik satuan maupun prajurit itu sendiri, ke depan prestasi yang sudah diraih untuk tetap dipertahankan serta ditingkatkan melalui pembinaan fisik yang baik dan teratur di satuan", ujarnya.

Saya juga berharap kepada seluruh prajurit Raider Khusus 111/Karma Bhakti yang ikutserta dalam lomba lari ini agar mengutamakan keselamatan dan keamanan, tampilkan yang terbaik untuk diri sendiri dan satuan, berlombalah dalam meraih kemenangan

https://kodamim-tniad.mil.id/yonif111/prestasi/sersan-dua-robert-siburian-berhasil-menjadi-yang-terbaik-lomba-lari-10-kilometer-se-aceh-hut-ke-16-kota-langsa.html
Read More
Jonathan Sianturi

Jonathan Sianturi

Pelatih senam artistik putra



Jonathan Sianturi, pesenam Indonesia yang dikirim ke Sea Games XXI 2001 di Kuala Lumpur Malaysia, 06 September 2001. 

Ketika masih aktif jadi atlet, segudang prestasi ditorehkan Jonathan. 26 medali emas di Pekan Olahraga Nasional, 14 emas SEA Games, dan 2 emas Commonwealth Games.


Ayah 3 putrin ini mundur sebagai atlet di tahun 2004 dan beralih menjadi pelatih senam putra Pelatnas hingga kini, di samping aktif sebagai pengurus Pusat Persatuan Senam Indonesia. 

Harapannya kini, anak-anak latihnya mampu berprestasi melebihi dirinya di masa jaya dulu.

Sumber : dihimpun dari berbagai sumber 
Read More
Joseph Simatupang

Joseph Simatupang


Olimpiade Sains tingkat provinsi ini diadakan setiap tahun untuk memperebutkan Piala Gubernur. Olimpiade Sains itu sendiri diadakan pada tanggal 23-25 Maret 2017 silam, sedangkan upacara pemberian medali dan penganugerahan Piala Gubernur diadakan pada Senin, 5 Juni 2017 bertempat di SMAN 1 Ambon.
Sebanyak 21 siswa/i SLH Ambon meraih juara dalam cabang lomba yang berbeda-beda, yaitu antara lain Fisika (SMA), Kebumian (SMA), Biologi (SMP), Matematika (SMP dan SD), dan IPA (SD). Berikut ini adalah nama-nama siswa yang berprestasi:
Fisika (SMA)
  • Marini Alfons (Medali Emas)
  • Karinda Datumbanua (Medali Perak)
  • Lois J. Khunawan (Medali Perunggu)
  • Cyriel Kaya (Medali Perunggu)
Kebumian (SMA)
  • Venolla Pattiwael (Medali Perak)
  • Friscillia A. Seleky (Medali Perunggu)
Biologi (SMP)
  • Matthew B. Limmon (Medali Emas)
  • Syifa Nur Malikha (Medali Perunggu)
  • Hanna Lelloltery (Medali Perunggu)
  • Jean J. Latupeirissa (Medali Perunggu)
  • Nadya L. Tandeililing (Medali Perunggu)
Matematika (SMP)
  • Alexander V. Lewi (Medali Emas)
  • Hobert A. Jonathan (Medali Perak)
  • Joseph Simatupang (Medali Perak)
Matematika (SD)
  • Lysia Callysta Dharmawan (Medali Perak)
  • Clairissa Meilany Tan (Medali Perunggu)
  • Niquitha Chelsea P. Enos (Medali Perunggu)
IPA (SD)
  • Daniella Nirahua (Medali Emas)
  • Jean L. Siegers (Medali Perak)
  • Jon J. Pattiasimna (Medali Perunggu)
  • Hezekiah Jonah Wenno (Medali Perunggu)

Maju terus Generasi Muda Simatupang...sukses

sumber : http://www.ypph.org
Read More
Ronaldo Simatupang

Ronaldo Simatupang


Sebanyak 8 pelajar SMA Unggul dan 2 mahasiswa DEL Laguboti, Kabupaten Tobasa, Sumatera Utara, melakukan penelitian fermentasi tempe di luar angkasa yaitu Theodora Mega Putri Lumban Gaol, Putry Yosefa Siboro, Afner Sirait, Arico Liberty Setiawan Sembiring, Oliver Danofan Nainggolan, Rejoel Mangasa Siagian, Matthew Addrian Silalahi, Ronaldo Simatupang, Ruth Johana Hutagalung, dan Stanley Martin Siagian.

Hasil penelitian itu dibawa roket booster Falcon-9 dari landas luncur (launch pad) nomor 39-A di Pusat Antariksa Kennedy di Amerika Serikat.

Peluncuran misi ini adalah kontrak ke-11 misi Commercial Resuply (CRS) dari NASA yang dilaksanakan oleh kontraktor perusahaan swasta SpaceX yang didirikan oleh Elon Musk, pendiri dan pemilik PayPal.

"SpaceX CRS-11 membawa hampir 3 ton muatan (payload) untuk diantar ke International Space Station (Stasiun Antariksa Internasional / ISS).  Di antara payload ini ada satu perangkat eksperimen ilmiah yang dirancang dan disiapkan oleh sepuluh siswa SMA Unggul DEL. Judul eksperimen mereka adalah "The Fermentation of Soybeans in Microgravity Experiment" (Fermentasi Kedelai dalam Kondisi Mikrogravitasi)

Maju terus Generasi Muda Simatupang...
Read More
Kolonel Inf Sahala Simatupang

Kolonel Inf Sahala Simatupang



Kolonel Inf Sahala Simatupang

Mantan Dandim 1704 Sorong Tahun 2008 s.d 2010
Wakakorda Kemhan provinsi Papua



Read More
Gabriel Simatupang

Gabriel Simatupang

Musisi Berbakat



GABRIEL Simatupang ini lebih dulu dikenal sebagai model iklan serta bintang sinetron cilik. Gabriel Simatupang kemudian menimba ilmu di sekolah musik World Heritage Music Academy (WHMA)


Gabriel bercerita, ia jatuh cinta dengan alat musik tiup yang dibuat dari logam itu lantaran mengikuti kakaknya.


GABRIEL Simatupang pe­mai­n alat musik saksofon yang baru menginjak usia remaja ini telah dipercaya tampil di Java Jazz Festival 2016 tahun lalu.

Remaja kelahiran 25 Mei 2002 putra pasangan Muara Karta Simatupang-RA Larasati ini berhasil terpilih menjadi personel pada The Jazzy Kids by World Heritage Music Academy (WHMA), atas bimbingan dari seorang maestro brass.





Ayo maju terus generasi muda Simatupang...

Read More
Landung Simatupang

Landung Simatupang

Seniman Teater


Nama : Yohanes Rusyanto Landung Laksono Simatuandung Simatupang

Lahir : Yogyakarta, 25 November 1951

Pendidikan :
SR Santo Yusup, (Yogyakarta),
SMP Pangudi Luhur (Yogyakarta),
SMA Kolese De Britto Jurusan Budaya (Yogyakarta),
Fakultas Sastra Inggris
Universitas Gadjah Mada

Pencapaian :
Juara I Putra Lomba Deklamasi se-Yogyakarta (1971),
Juara I Penulisan Puisi se-Yogyakarta (1979),
Juara III Sayembara Penulisan Drama Bakom PKB DKI Jakarta (1981)

Filmografi :
Sang Pemimpi (2009),
Rindu Purnama (2010),
Cewek saweran (2011),
Sang Penari (2011),
Ambilkan Bulanbu (2012),
Optatissimus (2013),
Jokowi (2013),
Negeri Tanpa Telinga (2014),
Surga Yang Tak Dirindukan (2015),
Jenderal Soedirman (2015)

Karya Buku :
Buku Kumpulan Puisi Asap dan Angin (1986),
Buku Kumpulan Puisi Sambil Jalan (1999)

Seniman Teater
Landung Simatupang


Ia adalah seorang aktor dan sutradara teater yang berdomisili di Yogyakarta. Sejak lama alumnus Jurusan Inggris Fakultas Sastra Universitas Gadjah Mada ini mengembangkan kegiatannya dari sana. Pada awalnya ia tergabung dalam Teater Gadjah Mada, kemudian STEMKA, antara tahun 1974 sampai 1988. Dikenal sebagai aktor dan sutradara teater yang kerap kali berkolaborasi dengan berbagai kelompok teater dan sutradara.

Bersama Teater STEMKA dalam lakon Hai Yang Di Luar Itu (1972) karya William Saroyan, menyutradarai Monolog Matinya Seorang Pejuang, A Tribute to Munir (2004/2005). Bersama Yudi Ahmad Tajuddin, ia menyutradarai Teater Garasi untuk pementasan End Game karya Samuel Beckkett, yang dimainkan berkeliling di Yogyakarta, Bandung, Surabaya, dan Jakarta pada (1999-2000). Dengan berbagai kelompok Teater, Landung telah menyutradarai dan memainkan naskah-naskah Indonesia maupun asing, meliputi karya Emanuel Robbies, Ugo Betti, Arifin C. Noor, Alexander Dumas, Moliere, William Saroyan, Motinggo Busye, Wisran Hadi, Anton Chekov, Hella S. Haasse, Christopher Fly, Federico Garcia Lorca, Eugene Lonesco maupun T.S. Eliot. Pengalamannya diperkaya ketika bekerja bersama Black Swan Theater Company, Perth, Australia Barat, sebagai aktor dan penerjemah teks (Jawa-Inggris) pada pementasan lakon The Year of Living Dangerously yang disutradarai Andrew Ross untuk Festival of Perth 1999.




Opera 3 Babak Tan Malaka (2011)

Sebagai aktor teater, ia pernah tampil di banyak pementasan dengan peran yang beragam, misalnya dalam Lautan Bernyanyi karya Putu Wijaya (1973), Menunggu Godot karya Samuel Becket (1984), Mengapa Kau Culik Anak Kami karya Seno Gumira Ajidarma (2001) dan terakhir tampil dalam pementesan Opera 3 Babak Tan Malaka di Graha Bhakti Budaya, TIM, 22-23 April 2011 lalu.


Kemampuannnya sebagai aktor dimanfaatkan dengan baik untuik pembacaan cerita pendek, dan Landung menjadi salah satu pembaca terbaik bidang ini. Diilhami oleh keberhasilan Chairul Umam membawakan Kimono Biru untuk Istri karya Umar Kayam, ia menjadi yakin atas kemungkinan pembacaan publik untuk cerpen maupun fragmen novel Dewi Lestari, Ayu Utami, Seno Gumira Ajidarma, Y.B. Mangunwijaya, Umar Kayam dan Khalil Gibran. Kemudian, bahkan esai pun digebernya pula, seperti karya-karya Sindhunata. Untuk semua pembacaan itu, Landung mendapat sambutan yang baik.

Keahliannya dalam berbahasa Inggris dimanfaatkan sebagai penerjemah, dan mengajar bahasa Inggris di berbagai sekolah, yang kemudian menggembangkannya pula sebagai editor dan peneliti. Pernah mengajar di Fakultas Sastra UGM jurusan Inggris dan menjadi asisten publikasi Lembaga Studi Pedesaan dan Kawasan UGM, asisten peneliti Lembaga Pengkajian Kebudayaan UGM, dan peneliti Seksi Monitoring Sosial Yayasan Dian Desa.

Ia juga tercatat sebagai penyair yang baik, kumpulan puisinya Sambil jalan diterbitkan Yayasan untuk Indonesia atas bantuan Yayasan Adikarya IKAPI dan Ford Foundation tahun 1999. Pernah menulis puisi, buku-buku kumpulan puisinya adalah ‘Asap dan Angin’ (1986) dan ‘Sambil Jalan’(1999)


sumber : https://m2indonesia.com/tokoh/sastrawan/landung-simatupang.htm
Read More
Boru apa? Boru Simatupang!

Boru apa? Boru Simatupang!

Sebagai perempuan keturunan Cina yang mau nikah dengan laki-laki dari keturunan Batak, maka saya wajib dijadikan warga Batak dan diberikan sebuah marga. Marga yang diberikan tentunya tidak bisa sembarangan mungut di pinggir jalan, tapi harus dipilih sesuai dengan silsilah keluarga dari calon suami saya. Biasanya, marga yang dipilih adalah marga dari keluarga Ibu calon suami saya sehingga saya menjadi pariban atau sepupu yang bisa dinikahkan. Tapi setelah melalui perjalanan ke Arse – kampung calon suami saya – yang jaraknya 13 jam dari Medan itu, dimana kami mengunjungi makam leluhur Irwanda (calon suami), maka calon mertua saya memutuskan untuk mengambil marga dari keluarga Opung Boru-nya (a.k.a Opung Perempuan). Marga dari keluarga Irwanda adalah Sarumpaet Hutahaean, dimana Opung Boru dari calon mertua laki-laki saya adalah marga Simatupang Siburian. Setelah dipilih marga yang sesuai, maka akan dipilihkan keluarga dari marga tersebut yang bisa dan mau dijadikan orang tua angkat saya.

Prosesi ini disebut dengan Mangain dan dilakukan di rumah calon orang tua angkat saya pada tanggal 8 Juli 2012. Orang tua kandung saya pun hadir untuk menyaksikan, didampingi oleh adik dan Om saya. Keluarga Irwanda tentunya hadir juga, didampingi oleh Uda (paman) dan Inang Uda (istri paman) dari Irwanda, sebagai kerabat yang punya hubungan dekat dengan calon orang tua angkat saya. Acara ini dipandu oleh 2 orang Raja Parhata (juru bicara) yang mewakili masing-masing marga dan menggunakan bahasa Batak (Walhasil, saya dan keluarga sering terlihat bengong karena engga ngerti bahasanya secuil pun).

Sebagai bagian dari adat kampung kedua marga yaitu daerah Sipirok, disuguhkanlah kepala kambing yang sudah dimasak. Keluarga Sarumpaet membagikan sirih dan sarung kepada keluarga Simatupang, dimana orang tua kandung saya pun termasuk di dalamnya. Sebagai momen saya disahkan sebagai anak, kedua orang tua angkat saya menyuapi saya dengan nasi berlauk ikan mas dimasak arsik (salah satu makanan tradisi dalam setiap acara adat Batak) dan menyelimuti saya dengan Ulos. Resmi deh saya jadi orang Batak dengan marga Simatupang Siburian.


Setelah acara Mangain selesai, dilanjutkan dengan acara Pudun Saut atau kesepakatan mengenai acara pernikahan nantinya. Dalam acara ini antara lain membahas mengenai Sinamot (emas kawin) dan Ulos yang akan dibagikan di dalam acara pernikahan adat. Untuk memulainya, disuguhkanlah kepala babi yang sudah dimasak dan ikan mas arsik yang diberikan oleh keluarga Paranak (laki-laki) kepada keluarga Parboru (perempuan). Kemudian, Raja Parhata akan memandu seluruh keluarga untuk menyentuh mangkok berisi kepala babi itu dan mengucapkan beberapa kalimat dalam bahasa Batak yang memohon agar diberikan berkat oleh Tuhan. Sebagai lambang dari Sinamot, keluarga Paranak memberikan sejumlah uang yang diletakkan di atas piring yang sudah berisi beras dan diserahkan kepada keluarga Parboru. Lalu, keluarga membagikan uang sebesar Rp 5.000 kepada semua tamu yang hadir, dengan tujuan untuk mengingatkan bahwa pada tanggal 20 Oktober nanti akan ada pernikahan kami. Prosesi itu disebut dengan Ingot-Ingot. Acara ditutup dengan dibacakannya detail mengenai acara pernikahan adat yang akan dilaksanakan nanti, disebarkannya beras ke udara dan semua orang ikut berteriak,”Ingot Ingot! Horas!”


Ada beberapa kejadian yang cukup lucu selama persiapan dan selama berlangsungnya acara, karena adanya perbedaan kultur. Di awal acara, Raja Parhata dari keluarga Simatupang masih berbaik hati untuk translate bahasa Batak ke dalam bahasa Indonesia supaya keluarga saya ngerti. Lama-lama mereka semakin tenggelam dalam keseruannya sendiri, akhirnya keluarga saya cuma bisa bengong sambil ngekor apapun yang dilakukan oleh mereka. Salah satu kejadian yang menurut saya juga lucu adalah ketika Uda dari Irwanda melarang Om saya untuk membantu mengangkat mangkok makanan sebelum acara dimulai. Dengan muka bingung sambil cengar cengir, Om saya meletakkan kembali mangkoknya, karena takut salah bersikap. Penjelasannya adalah, Om saya yang ikut mendampingi ini adalah adik kandung dari ibu saya atau disebut Tulang. Di dalam adat Batak, keluarga perempuan berposisi sebagai Hula-Hula atau yang dirajakan/dihormati. Tulang memiliki posisi yang penting karena dia berasal dari keluarga perempuan dan merupakan saudara kandung dari Ibu. Sehingga di setiap acara adat Batak, Hula-hula tidak boleh bekerja dan hanya boleh duduk manis. Nah di acara ini, keluarga saya kan posisinya sebagai Hula-Hula dari keluarga Irwanda, sementara Om saya itu adalah Hula-Hula dari keluarga saya. Jadi ibaratnya, dia berposisi 2 tingkat di atas keluarga Irwanda pada acara ini. Makanya langsung dilarang ikutan repot, soalnya Uda-nya takut diomelin kalau ada orang Batak lain yang melihat Hula-Hulanya ikutan kerja :).

Kata papi saya, saya pemegang rekor dalam keluarga kami, karena baru kali ini ada anggota keluarga kami yang akan menikah dengan orang Batak dan melalui berbagai proses adat Batak. Sekarang saya punya keluarga baru :). Punya Bapak dan Mamah baru dan punya 3 orang saudara baru :). Semoga Tuhan selalu memberikan jalan supaya keluarga baru saya ini akan tetap menjadi keluarga saya selamanya.
*informasi mengenai runutan dan detail dalam acara ini mungkin saja salah, karena adanya keterbatasan dalam bahasa selama acara dilangsungkan

sumber : https://coffeeciggy.wordpress.com/2012/07/09/226/
Read More
Donsuwan Simatupang

Donsuwan Simatupang



Career History

  • Director:Commercial
  • Head:General Business


Education

  • Virginia Tech
  • Parahyangan Catholic University
Read More
Dr. Edwin P.H.H. Simatupang, SpPD

Dr. Edwin P.H.H. Simatupang, SpPD


Spesialis Penyakit Dalam



Riwayat pendidikan :
  • SD Gembala Baik I, Pontianak, 1975-1982
  • SMPN VIII, Pontianak, 1982-1985
  • SLA Martoba, Pematang Siantar, 1986-1988
  • Universitas Advent Indonesia, Department of Biology, Bandung, 1988-1990
  • Philippine Union College (PUC), Bachelor Of Science in Biolgy, Philippines, 1990-1992
  • Manila Central University, College of Medicine, Medical Doctor, Philippines, 1992-1997
  • RS. Hasan Sadikin, Universitas Padjajaran, Adaptation, Bandung, 1997-1998
  • Medical Center Muntinlupa, Internal Medicine, Philippines, 2001-2005
  • National Kidney and Transplant Institute, Adult Nephrology, 2005-2006
  • RS. Cipto Mangunkusumo, Universitas Indonesia, Adaptation, Internal Medicine,       Jakarta, 2007-2008
Riwayat pekerjaan :
  • Puskesmas Tempunak, Kab. Sintang, Kalimantan Barat, 1999-2000
  • Puskesmas Nanga Mau, Kab. Sintang, Kalimantan Barat, 2000-2001
  • Puskesmas Entikong, Kab. Sangau, Kalimantan Barat, 2001

sumber : http://mitrakeluarga.com
Read More
Humor : Gabe Dokter

Humor : Gabe Dokter

Kisah orang Batak merantau di Jakarta yang bernama Gultom.. Dalam kejenuhan mencari pekerjaan, akhirnya dia pun terpikir mencoba' membuka sebuah klinik pengobatan, walaupun dia bukan dokter ataupun pernah kuliah di kedokteran.

Supaya orang-orang mau berobat ke klinik nya, Si Gultom membuat iklan menarik :

"Menyembuhkan segala penyakit. Ayo berobat kemari. Kalau sembuh cukup bayar 100 ribu, kalau tidak sembuh kami bayar anda 1 juta".

Konon ada seorang dokter tak sengaja membaca iklan itu dan langsung ingin mencoba.

Si Gultom : "Sakit apa Pak..?"

Dokter Jawa : "Mulut hambar, kalau makan tak terasa apa- apa ".

Si Gultom : "Oh itu hilang perasa namanya.baiklah. Itu cukup diberi obat nomer 22 sebanyak 3 tetes di dalam mulut".

Dokter J : "Wah! Minyak rem ini, bukan obat.!"

Si Gultom : "nah, bapak sudah bisa merasakan lagi. Silahkan bayar 100 ribu".

Dokter J itu jengkel karena merasa dikerjain, selang seminggu kemudian dia datang lagi.

Si Gultom : "Sakit apa lagi pak .?"

Dokter J : "Saya hilang ingatan".

Si Gultom : "Baiklah, saya akan memberikan obat nomer 22 dan gunakan sebanyak 3 tetes saja dalam mulut".

Dokter J : "Wah! gak mau, itu minyak rem yang kemarin kan.?"

Si Gultom : "Wah, bapak udah bisa mengingat lagi? Berarti sudah sembuh. Tolong bayar 100 ribu".

Dokter J tersebut makin jengkel karena merasa dikerjain lagi. Selang seminggu kemudian diapun datang lagi berniat balas dendam. Kali ini dia mau pura-pura sakit yang parah biar dokter gadungan itu tidak mampu menyembuhkan.

Si Gultom : "lah.. sakit apa lagi, bapak ni.?"

Dokter J : "Mata saya rabun tidak bisa melihat apa-apa dengan jelas".

Si Gultom : "Mohon maaf, Pak.., kalau sakit seperti itu saya tidak bisa menyembuhkan. Ini silahkan ambil 1 juta (sambil menyerahkan 10 lembar uang dua ribuan)".

Dokter J : "Wah! Ini kan cuma duapuluh ribu rupiah ! ".

Si Gultom : Wah, bapak sudah bisa melihat dengan jelas? Berarti bapak sudah sembuh. Silahkan bayar 100 ribu"..

Please share.. membuat org bahagia dan tertawa termasuk ibadah..!!!
Marga Gultom dilawan...


sumber : WA
Read More
Tao Simatupang

Tao Simatupang

Foto Kiriman dari Julaga Simatupang ke hutasimatupang@gmail.com

Inilah foto Tao Simatupang yang terletak di Desa Simatupang Kecamatan Laguboti Kabupaten Samosir. Kondisi saat ini kurang terawat dan kurang perhatian baik dari masyarakat itu sendiri maupun dari Pemerintah Daerah. Padahal Tao Simatupang ini terlihat cantik dan indah.







Read More
Mediasi Keberatan warga Desa Gasaribu atas pemugaran kuburan Pomparan Ompu saudara Simatupang di Dusun Kampung Dame Desa Gasaribu Kec. Laguboti Kab. Tobasa

Mediasi Keberatan warga Desa Gasaribu atas pemugaran kuburan Pomparan Ompu saudara Simatupang di Dusun Kampung Dame Desa Gasaribu Kec. Laguboti Kab. Tobasa


Selasa 09 mei 2017 sekira pkl 15.40 wib di Kantor Camat laguboti , telah di Laksanakan Mediasi : Tentang Keberatan warga Desa Gasaribu atas pemugaran kuburan Pomparan Ompu saudara Simatupang di Dusun Kampung Dame Desa Gasaribu Kec. Laguboti Kab. Tobasa

Adapun yang hadir dalam mediasi tersebut antara lain :

1. Camat laguboti.
2. Kapolsek laguboti.
3. Dan Ramil laguboti.
4. Masyarakat desa simatupang.
5. Masyarakat desa gasaribu.

Adapun Tertip Acara Mediasi Atas sengketa pemugaran kuburan :

1. Doa Pembukaan.
2. Kata sambutan dari camat laguboti.
3. Dengar pendapat dari kedua belah pihak.
4. Tanggapan uspika.
5. Kesimpulan.
6. Doa penutup.

Penjelasan Dari kedua pihak yg bersengketa :

A. Pihak dari masyarakat desa gasaribu yg di wakili oleh Langgam Pangaribuan menerangkan :
  • memang benar ada kuburan pomparan ompu saudara simatupang di dusun kampung dame desa gasaribu.
  • masyarakat desa gasaribu keberatan kuburan di pugar karna tanah ulayat desa gasaribu.
  • masyarakat desa gasaribu menghendaki kuburan pomparan ompu simatupang di pindahkan.
  • menurut sejarah 100 thn lebih kuburan ompu sinatupang hanya sementara di desa gasaribu dan akan di pindahkan ke desa simatupang.
  • pada thn 1977 masyarakat desa gasaribu dan desa si matupang membuat kesepakatan di dusun kampung dame desa gasaribu tidak ada lg kuburan. Kedua desa sepakat memindahkan kuburan ompu atau familinya dari dusun kampung dame desa gasaribu.
  • masyarakat desa gasaribu menerima keberadaan kuburan dan tidak akan merusaknya namun tdk menperbolehkan dipugar.

B. Pihak dari keluarga pomparan ompu saudara simatupang yg di wakili oleh Jannus simatupang menerangkan :
  • kuburan tersebut berada didesa gasaribu sdh lebih dari ratusan tahun.
  • tidak etis rasanya memindahkan kuburan leluhur mereka yg sdh berada di dusun kampung dame desa gasaribu ratusan tahun.
  • keluarga pomparan ompu simatupan ingin memugarnya supaya terlihat seperti kuburan. Karna selama ini org beranggapan kebun masyarakat.

Hasil Mediasi :
  1. Bahwa Hasil Mediasi yg dilaksanakan di kantor camat laguboti yg di hadiri oleh Pihak Uspika kec. Laguboti dan Kedua belah Pihak tidak menemukan kesepakatan dan titik temu.
  2. Saran dan pendapat dari uspika kec. Laguboti tdk berterima
  3. Akan diadakan mediasi selanjutnya. di kedua belah pihak.
sumber : http://tribratanews.polrestobasa.com
Read More
Sambal rias (Sambal kecombrang)

Sambal rias (Sambal kecombrang)


Bahan-bahan

5 porsi
1 batang rias (kecombrang) segar
1 buah tomat segar
3 butir kemiri
secukupnya garam
20-25 buah cabai merah
10-15 buah rawit merah

Langkah
kupas batang kecombrang (hanya bagian dalam yang digunakan) potong2 kemudian kukus sekitar 10 menit

sementara mengukus kecombrang. siapkan bahan2 lain nya. cuci bersih cabai merah dan rawit, tomat juga kemiri kemudian gongseng dengan sedikit minyak goreng. setelah menjadi layu angkat dan haluskan sambil di tambahkan garam secukupnya.

setelah di kukus kecombrang kemudian ikut di haluskan bersama cabai, tomat dan kemiri tadi. selesai. 

selamat menikmati

by : lianna pandjaitan

sumber : cookpad.com


Read More